name="generator" content="Blogger" />

11/12/10

Tutorial Pengolahan Data Arus Geostrofik


Pengolahan di Ms. Excel
Data arus geostrofik didapat dari data CTD hasil download. Komponen datanya terdiri dari kedalaman, salinitas, suhu, densitas. Pengolahan pertama kali dilakukan di Ms. Excel dimana data-data dari semua stasiun pengamatan digabungkan. Sheet data gabungan terlihat sebagai beikut


Selanjutnya simpan data dalam bentuk (*.txt), data yang disimpan adalah data stasiun, lintang, bujur, kedalaman, salinitas, suhu, densitas.

Pengolahan di ODV
Pengolahan selanjutnya dilakukan di Ocean Data View (ODV), buka program ODV dan berikut ini adalah langkah-langkah pengolahan data arus geostrofik :
  1. Pilih menu File > New  > masukkan nama file Collection baru
  2. Masukkan / Add variable yang belum di identifikasi oleh ODV contohnya densitas.

  1. Setelah selesai, buka file stasiun gabungan dengan type file (*.txt)  yang disimpan sebelumnya. Untuk membuka file pilih menu Import  > ODV Spreadsheet  > type file (*.txt)

  1. Associate variable stasiun, latituse, longitude, dan depth, selanjutnya associate variable, klai ini variable yang di associate adalah komponen press, temperature, salinity, dan density

  1. Tampilan yang dihasilkan merupkan tampilan peta global, maka untuk memperjelas letak stasiun lakukan Zoom, sehingga akan tampil peta stasiun sebagai berikut

  1. Pilih menu pilih menu Configuration > Derived Variable > Depth(press) > Add > OK > Potential Temperature > Add > OK
  2. Untuk menampilkan grafik Scatter (menegak) pilih menu scatter (F10) pada side bar paling bawah. Klik kanan grafik > window layout  > klik kanan > use template > lalu pilih banyaknya window yang ingin di tampilkan, sehingga didapat tampilan sebagai berikut

  1. Selain tampilan Scatter (menegak), komponen temperature, salinitas, maupun densitas dapat pula ditampilkan dengan tampilan Section (melintang). Untuk menampilkanya pilih menu Section (F11),
  2. Buat Section dengan menghubungkan ketiga plot stasiun, tarik garis dari stasiun 1 sampai ke stasiun 3, di stasiun 3 lakukan double klik sehingga akan Nampak seperti brikut

  1. Setelah itu lakukan VG griding dengan cara klik kanan > display option, atur X Scale – Leght dan Y Scale – Leght dan masuk ke Properties untuk memasukan komponen nilai-nilainya

Maka hasilnya adalah sebagai berikut


Selanjutnya data yang akan ditampilkan adalah diagram T – S, pilih menu Station (F9) pada side bar paling bawah di ODV, double klik pada setiap stasiun. Ubah komponen Y dengan Potential Temperature (T-pot) dan X dengan Salinity. Munculkan isopycnals dengan cara klik kanan > Extras > isopycnals > Switch on. Maka grafik isopycnals akan mumcul pada diagram T– S.

  1. Untuk membuat tampilan Dynamic Height, pilih menu Configuration > Derived Variable > Dynamic Height > Add > OK. Pada kotak dialog masukan nilai Level of no motion. Tampilan grafik menegak dan melintang seperti yang telah dijelaskan sebelumnya dengan mengubah komponen Y menjadi Depth dan X  menjadi Dynamic Height.
  1. Untuk membuat Geostrofik Flow, pilih menu Utilities > Geostropik Flow  > simpan file (*.txt) dalam folder Geosvel dimana folder tersebut akan dibuat secara otomatis.

  1. Setelah itu akan muncul window define reference level, dalam kotak dialog tersebut pilih dynamic height, kemudian ketiga stasiun tersebut akan bersatu sehingga menjadi dua buah stasiun

  1. Lakukan visualisasi dengan membentuk pola section atau tampilan melintang seperti yang telah di jelaskan sebelumnya dan hasil tampilan akhir akan Nampak seperti berikut ini

  1. Selanjutnya Export data Geostropik Flow. Data  Geostropik Flow tersebut didalamnya berisi komponen-komponen yang nantinya digunakan untuk menentukan volume traspor masa air. Komponen yang diperlukan untuk menentukan volume traspor masa air adalah Geostrophic Velocity (north), Geostrophic Velocity (east), dan Luas Area.  Data tersebut dapat di buka di Ms Excel. Volume traspor masa air didapat dari hasil perkalian antara resultan Geostrophic Velocity (north) dan Geostrophic Velocity (east) dengan Luas area.

2 comments:

acer mengatakan... Reply

saling follow mw
kalu mw http://easyonlinex.blogspot.com/ follow
nanti q balik follow

Seandy mengatakan... Reply

boleh...silahkan saudara duluan